Pengelolaan Keuangan yang Efektif dan Efisien dalam Meningkatkan Kekuatan Ekonomi bagi Masyarakat Papua dan Papua Barat di Indonesia

John Agustinus

Abstract


Effective financial management is to run all of the financial system in accordance with an agreement in the programming. Public finance management at the local government level provinces of Papua and West Papua are built on the deliberations of local development plans by leveraging Government funds through the General Allocation Fund and Special Autonomy Fund.The use of local government finances governance efficiently and use the funds should be in accordance with the level of achievement of the implementation of the program, so that in implementing all the programs and the use of appropriate financial it will achieve an effective and efficient thefinancial management. This study uses a phenomenological study with Weber’s perspective, the data obtained through interviews with the Head of Finance of Papua and West Papua. Besides depth interviews were also conducted Focus Group Discussion together financial experts as lecturers and NGOs. The results showed that the local government financial management is in compliance with the legislation and in the implementation of the program is also in accordance with the plan, it means that the financial management has been effective and efficient in accordance with the program and utilize the funds to the maximum.   


Keywords


the effectiveness, efficiency, finance, autonomy

Full Text:

PDF

References


Abdul, H. 2008. Manajemen Keuangan Daerah, Pengelolaan Keuangan Daerah. Hal 61. Yogyakarta: Penerbit Unit Penerbit dan Percetakan STIM YKPN.

Agutinus, J. 2012. Kajian Fenomenologi Pengelolaan Dana Otoomi Khusus Sektor Pendidikan Pada Provinsi Papua. Disertasi. 2012. Hal 25 -230.

Akbar, S. 2010. Pembangunan Daerah di Tanah Papua, Tinjauan Pengalaman dan Penerapan Paradigma Pembangunan. © LP2SP FISIP UNCEN.

Abdullah, editor. 1979. Agama, Etos Kerja dan Perkembangan Ekonomi. Jakarta: LP3ES.

Bappeda Provinsi Papua, 2009. Laporan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua Tahun 2008. Badan Pusat Statistik Provinsi Papua. Jayapura

Hasan, Abdul. 2010. Akuntansi, Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Publik. Jurnal Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Vol 1, Hal 5.

Jumingan. 2009. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta. Bumi Aksara.

Kadmasasmita, Achmad Djuaeni. 2009. Akuntabilitas Keuangan Negara: Konsep dan Aplikasi. Jakarta: STIA LAN

Mardiasmo. 2006. Pewujudan Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui Akuntansi Sektor Publik: Suatu Sarana Good Governance. Jurnal Akuntansi Pemerintahan. Vol. 2, No. 1, Mei 2006, Hal 1–17.

Mardiasmo. 2002. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah: Ed. II. Hal 65. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.

Mardiasmo. 2001. Pengawasan, Pengendalian, dan Pemeriksaan Kinerja Pemerintah dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, Jakarta, Edisi Agustus.

Mulyadi. 1997. Akuntansi Manajemen: Konsep, manfaat dan rekayasa. (Edisi kedua). Yokyakarta: Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.

Moleong, Lexy. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Penerbit PT Remaja Rosdakarya Bandung, Hal 32.

Setyanto, Budi. 2009. Menganalisa APBD Menuju Pemerintahan Papua yang Bersih © ICS Papua. Penerbit INSIST Press Yogyakarta.

Supoyo, Maryono. 2006. Studi Sistem Monitoringdan Evaluasi dalam Rangka Disentralisasi pada Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia. Disertasi. PDIM FE UB.

Undang-Undang RI, Nomor 21. 2001. Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.

Weber, Max.1960. Sekte-sekte Protestan dan Semangat Kapitalisme dalam Taufik.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.